banner 728x250

Sambut Imlek dan Ramadan : Pemprov DKI gelar Double Blessing : Chinese New Year 2577 and Ramadan Kareem 1447 H

banner 120x600
banner 468x60

62post , Jakarta– Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar perayaan bertajuk “Double Blessing Chinese New Year 2577 Kongzili and Ramadan Kareem 1447 H” di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2026). Acara ini menjadi momentum istimewa karena menandai transisi dari Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili menuju bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

banner 325x300

Acara ini dihadiri oleh Pramono Anung selaku Gubernur DKI Jakarta dan Rano Karno selaku Wakil Gubernur DKI Jakarta, jajaran staf Pemprov DKI, tokoh masyarakat, serta masyarakat luas.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Rano Karno menyampaikan bahwa berdekatan­nya perayaan Imlek dan Ramadan bukanlah sebuah kebetulan semata. “Perayaan Imlek dan Ramadan yang berdekatan bukan suatu kebetulan, jadi ini semua sudah diatur. Kedua blessing ini hadir pada waktu yang bersamaan dan menjadi transisi. Mudah-mudahan besok Ramadan bisa kita mulai,” ujarnya.

Beragam pertunjukan seni dan budaya ditampilkan dalam perayaan tersebut. Mulai dari budaya Tionghoa seperti barongsai dan tari Liong hingga budaya nuansa Islami

Selain itu, hadir pula Tari Ratoh Jaroe dari Aceh yang memikat dengan gerakan kompak dan ritmis, serta Tari Randai Piring dari Sumatra Barat yang disebut Rano Karno sebagai bagian dari budaya kampung halamannya. Tari Rampak Bedug dari Banten dan Tari Zapin Betawi Tak ketinggalan, hadroh dan marawis .

Rangkaian acara juga dimeriahkan dengan pawai obor dan atraksi flying LED Show. Perayaan ditutup dengan penampilan spesial dari grup musik Snada.

Dalam kesempatan tersebut, Rano Karno berharap agar kegiatan serupa dapat digelar lebih meriah pada tahun mendatang, karena DKI Jakarta berusia 500 tahun . “Barangkali kegiatan akan dibikin seperti car free night supaya Jakarta kosong dan semua dapat pesta yang jauh lebih besar lagi,” katanya optimistis.

Melalui perayaan “Double Blessing” ini, Pemprov DKI Jakarta ingin menegaskan komitmennya dalam merawat toleransi dan kebersamaan. Transisi dari Imlek 2577 Kongzili menuju Ramadan 1447 H bukan hanya pergantian kalender, tetapi juga momentum memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat Jakarta yang majemuk.

Reporter Anny

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *