
62POST – Jakarta, 10 September 2025 – Ikatan Alumni Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (IKA ISMEI) resmi melantik dan mengukuhkan pengurus Dewan Pengurus Pusat (DPP) periode 2025-2030 dalam sebuah acara yang berlangsung megah di Hotel Sultan Jakarta. Acara ini menjadi momentum penting dalam perjalanan organisasi alumni yang konsisten memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi nasional.
Pelantikan dipimpin oleh Ketua Dewan Pembina Sultan Mulia Kusuma Nata Pakunegara dan disaksikan oleh berbagai tokoh penting dari kalangan akademisi, bisnis, serta pemerintahan. Dalam kepengurusan baru ini, Prof. Didik Rachbini dipercaya sebagai Ketua Dewan Pakar, Sultan Mulia Kusuma Nata Pakunegara dan Dicky A Padmadipoera sebagai Ketua Dewan Pembina, serta Tommy Rahaditia sebagai Ketua Dewan Penasehat.
Sementara itu, posisi strategis Ketua Umum dipercayakan kepada Bahtiar Sebayang yang didampingi oleh Benni Irwanto sebagai Sekretaris Jenderal dan Rizky Aditya Putra sebagai Bendahara Umum. Ketua Panitia Pelantikan sendiri dijabat oleh Riko Wahyudi yang memastikan kelancaran seluruh rangkaian acara.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Bahtiar Sebayang menegaskan bahwa IKA ISMEI bukan sekadar wadah simbolis alumni, melainkan sebuah organisasi yang berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi bangsa. “Kita hadir untuk memberikan dampak positif dengan mengusung tema Indonesianomic yang berpijak pada Pasal 33 UUD 1945,” ujarnya.
Bahtiar menjelaskan bahwa ada empat fokus utama yang akan digarap oleh IKA ISMEI selama periode kepengurusan ini. Pertama adalah sektor energi, dengan target besar mewujudkan swasembada energi nasional yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Kedua, sektor pangan yang menjadi perhatian penting agar Indonesia dapat mengurangi ketergantungan impor dan menjadi negara yang berdaulat dalam hal pangan. “Kedaulatan pangan adalah fondasi utama ketahanan nasional,” tambah Bahtiar.
Fokus ketiga adalah bidang pendidikan, yang menurut Bahtiar wajib dijamin oleh negara agar seluruh anak bangsa mendapatkan kesempatan belajar yang setara. Pendidikan dianggap sebagai kunci membuka peluang dan mencetak generasi masa depan yang kompeten.
Sektor terakhir yang menjadi perhatian IKA ISMEI adalah pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang dipandang sebagai tulang punggung perekonomian nasional. “Kami sangat menyambut positif kebijakan pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto, yang mengalokasikan dana APBN sebesar Rp300 triliun untuk UMKM di tahun 2025. Harapan kami dana tersebut bisa tersalurkan dengan tepat sasaran agar ekonomi nasional bisa tumbuh dan lapangan kerja bertambah,” tegas Bahtiar.
Acara pelantikan ini juga didukung oleh berbagai pihak dari kalangan BUMN dan swasta, seperti Wonder Pegadaian, HBM Hasil Barokah Mandiri, Arkara Antam, Lingkar Angkasa, Pupuk Kaltim, Pantokom Emas, PT Mutiara Alam, Sampoerna Pesona, PT Supreme Indonesia Group, PT Artha Abadi Group, dan PT Nabilah Margoni Kaltim. Dukungan ini menjadi tanda soliditas dan sinergi antar berbagai elemen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Dengan pengurus baru yang kuat dan visi misi yang jelas, IKA ISMEI siap menjadi agen perubahan yang mendukung kebijakan pemerintah dan meningkatkan peran alumni ekonomi dalam pembangunan nasional. Pelantikan ini menjadi awal perjalanan baru untuk menguatkan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
Pimpinan Redaksi : Ando Hoinho Manihuruk, S.T.















