banner 728x250
Lainya  

Ini, Langkah Cak Imin Percepatan Transisi dan Transformasi Pengelolaan P2MI

banner 120x600
banner 468x60

62post, Jakarta— Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, bersama Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dan Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI) Christina Aryani menggelar rapat tingkat menteri di Kantor Kemenko PM, Jakarta. Pertemuan ini membahas percepatan transisi dan transformasi pengelolaan terkait Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan program pemagangan dalam stimulus ekonomi 8+4+5.

banner 325x300

Menko PM Muhaimin Iskandar menjelaskan bahwa agenda utama pertemuan ini adalah menuntaskan proses transisi pengelolaan P2MI yang sebelumnya berada di bawah Kementerian Ketenagakerjaan, kini dialihkan ke Kementerian P2MI. Proses transisi ini mencakup berbagai aspek seperti pola kerja luar negeri, peluang penempatan, peran atase tenaga kerja, serta pengelolaan aset-aset terkait yang sedang dalam tahap penyelesaian.

Selain itu, ketiga kementerian juga mendiskusikan upaya memperluas cakupan program vokasi dan pemagangan. Pemerintah tengah mencari formula pembiayaan yang tepat agar peningkatan kapasitas dan keterampilan kerja bisa lebih mudah diakses dan sesuai dengan kebutuhan pasar, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Salah satu fokus utama adalah pelatihan bahasa asing untuk mendukung penempatan pekerja migran.

Wakil Menteri P2MI Christina Aryani menekankan pentingnya akselerasi perlindungan bagi pekerja migran, khususnya peserta magang. Berdasarkan kunjungannya ke Jepang, Christina mengungkapkan bahwa masih banyak peserta magang yang merasa belum mendapatkan perlindungan layak meskipun sudah bekerja di luar negeri. Untuk itu, pihaknya sepakat agar peserta magang didaftarkan secara resmi di Kementerian P2MI agar hak perlindungan mereka dapat terpenuhi.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau progres transisi yang sudah berjalan sejak pemisahan satu kementerian menjadi dua. “Ada beberapa proses yang perlu kita percepat agar transisi berjalan lebih efektif dan efisien,” ujar Menaker Yassierli.

Stimulus ekonomi 8+4+5 yang menjadi dasar pertemuan ini merupakan inisiatif pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan strategis. Fokus utama stimulus ini adalah percepatan pengelolaan KUR untuk pekerja migran serta program pemagangan yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing tenaga kerja Indonesia di pasar global.

 

Pimred: Ando Hoinho Manihuruk

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *