62post,Jakarta – Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, mengatakan total penumpang mudik lebaran yang sudah diberangkatkan sampai hari ini, Kamis (19/3/2026) mencapai 20506 orang. Dengan tujuan favorit ke Jawa Timur meliputi Surabaya, Malang, kemudian Jawa Tengah yaitu Tegal, Purwokerto, Pekalongan, Wonosobo, dan Jawa Barat yakni Garut, Tasikmalaya, Cianjur, serta destinasi Sumatera (Padang dan Palembang).
“Penumpang yang berangkat hingga pukul 14.00 Wib untuk hari ini Kamis (19/3/2026) mencapai 2247 orang untuk tujuan favorit sama seperti yang saya sebutkan tadi. Kemudian pada sampai dengan malam hari ini pukul 24.00 ini diperkirakan bisa mencapai lebih dari 3000 penumpang,” ujarnya di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Kamis (19/2026).
Revi menambahkan, sejak dari tanggal 13 Maret 2026 pihaknya memastikan kelancaran arus mudik lebaran tahun ini dengan meningkatkan pelayanan kesehatan dan keselamatan bagi para pengemudi bis.
“Selain test urine kita juga menyediakan pelayanan kesehatan. Jadi kita bekerja sama dengan Badan Narkotika Provinsi DKI, kemudian Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dan Sudin Kesehatan Jakarta Timur terutama untuk memastikan bahwa pengemudi dalam kondisi sehat dan tidak terpapar narkoba sehingga tidak membahayakan keselamatan dari penumpang yang diangkut,” tuturnya.
Demi kelancaran dan kenyamanan para pemudik, Revi mengatakan pihaknya juga menyediakan pos pemeriksaan terkait kelaikan jalan yang meliputi adminstrasi (buku KIR, izin trayek, STNK, maupun SIM). Kemudian sistem utama yang menyangkut langsung kepada aspek keselamatan seperti sistem rem, sistem kemudi, sistem roda, kemudian sistem lampu.
“Itu harus beroperasi dengan baik. Di situ tidak ada toleransi untuk aspek keselamatan yang menyangkut eh keselamatan dari penumpang yang diangkut,” tegas Revi.
“Kemudian ada aspek penunjang yang seperti kotak obat, dongkrak, kemudian alat pemutar di dalam keadaan darurat, maupun segitiga pengaman itu wajib ada di kendaraan untuk memastikan pada saat darurat itu bisa dipergunakan bagi pengemudi untuk membantu dalam keadaan darurat,” imbuh Revi.
Selain itu, dia juga mengimbau kepada seluruh pemudik untuk menghindari penggunaan terminal tidak resmi atau yang dikenal sebagai Terminal Bayangan demi upaya menjaga keamanan dan kenyamanan perjalanan.
“Pesan saya kepada masyarakat yang akan melakukan mudik lebaran 2026 khususnya di terminal bus Kampung Rambutan, pastikan dulu dia dalam kondisi sehat, kemudian dia berangkat dari rumah, mengunci semua pintu rumahnya, kemudian menitipkan rumahnya kepada tetangga atau ke RT. Jangan lupa matikan semua alat elektronik yang ada di rumahnya, kemudian dia berangkatnya dan naiknya dari terminal. Nah, ketika dia tiba di tempat tujuan, saya harapkan juga turunnya di terminal, karena tibanya itu pada dini hari sangat riskan sekali kalau dia turunnya di pinggir jalan. Ketika dia kembali ke Jakarta, saya harapkan juga dia turunnya di terminal Kampung Rambutan karena kita sudah siapkan sarana dan prasarana termasuk ruang tunggu, mushola, dan toilet, yang kita siapkan sambil dia menunggu jemputan,” pungkasnya.
Pimpinan Redaksi Ando Hoinho Manihuruk















